Artikel


Jumat, 11 Juli 2014 - 11:37:49 WIB
Pengadaan Yang Mengada-Ada

Jumat, 27 Juni 2014 - 14:25:40 WIB
Ketika Perkiraan Harus Tepat

Selasa, 24 Juni 2014 - 13:37:19 WIB
Apa itu swakelola?

Artikel lainnya

 

    010426

    Pengunjung hari ini : 8
    Total pengunjung : 2524
    Hits hari ini : 11
    Total Hits : 10426
    Pengunjung Online : 1






PANTAU PENGADAAN adalah situs yang dikembangkan oleh Kemitraan Bagi Pembaruan Tata Pemerintahan di Indonesia. Website ini diperuntukkan bagi publik secara luas untuk mendapatkan informasi terbarukan tentang proses pengadaan publik (public procurement)  di Indonesia serta mendorong partisipasi publik dalam memantau proses public procurement dalam rangka menuju pengadaan publik yang bersih. 

Secara khusus bagi anda yang terlibat utuh dalam public procurement atau pihak penyedia (vendors dan asosiasi), dapat memberikan tanggapan ke dalam survey pelaksanaan procurementdan e-procurement di Indonesia dalam menu checklist pemantauan pengadaan. Hasil dari survey ditujukan untuk memetakan permasalahan dalam pelaksanaan pengadaan publik sebagai landasan bagi Pemerintah Republik Indonesia guna perbaikan regulasi pengadaan publik yang akan menginternalisasikan nilai-nilai Integritas dan antikorupsi sebagai perwujudan nilai-nilai transparansi dan akuntabilitas. Penanngung jawab dan administrator website ini adalah Kemitraan Bagi Pembaharuan Tata Pemerintan Indonesia, di dalam program PRISE (Procurement Reform and Integrity System Enhancement) dan CLEANING (Collaborative,Leveraging of E-procurement Accountability, Nexus and Integrity for Newfound Governance). 

Donorutama kegiatan ini adalah RNE (The Royal Embassy of the Netherlands) adalah sebuah program yang bertujuan untuk di penuhinya system integritas dan nilai-nilai anti korupsi dalam proses pemenuhan/kepatuhan (compliance) dalam penerapan public procurement secara electronic (e-procurement) dalam pengadaan barang dan jasa (PBJ) di Indonesia. memiliki dua tujuan capaian yaitu: 

  1. Diadopsi dan diadaptasikannya nilai-nilai Integritas, anti korupsi dantransaksi bisnis yang fair dalam bentuk tersedianya Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengadaan barang dan jasa publik di Indonesia yang didorong oleh semua pihak terkait melalui dialog dan kampanye. 
  2. Menguatnya kapasitas para pelaku pengadaan publik: pihak pemerintah, pihak swasta dan CSO dalam penerapan nilai-nilai Integritas, anti korupsi dan transaksi bisnis yang fair dalam bentuk tersedianya Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengadaan barang dan jasa publik di Indonesia